Sabtu, 31 Desember 2016

Demam Berdarah apa itu?

     Demam  adalah suatu keadaan dimana tubuh memiliki suhu yang tinggi dan terkadang tubuh kita merasa menggigil kedinginan sampai keluarnya keringat dingin. Demam dapat melanda siapapun dewasa maupun anak - anak. Salah satu penyebab demam adalah nyamuk Aedes aegypti yang banyak muncul dan berkembang biak di kota dengan padat penduduk apalagi dimusim penghujan seperti ini.

     Demam Berdarah sendiri sekarang ini sedang mewabah dan marak dibahas oleh banyak orang. Mengingat dibulan - bulan Desember hingga Januari merupakan bulan dengan tingkat curah hujan yang tinggi, ini merupakan salah satu iklim yang cocok untuk nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak. Maka dari itu kita wajib untuk menjaga kebersihan rumah maupun tempat - tempat lain yang sering tergenang air atau yang memang merupakan tempat air karena bisa saja dijadikan tempat untuk berdarang bagi nyamuk.

Perlu untuk diketahui bahwa virus dengue dapat menyebabkan 2 macam demam yaitu:
1.     Demam Dengue (DD)
2.     Demam Berdarah Dengue (DBD)

Lalu apasih perbedaan dari keduanya?

Demam Dengue (DD)

Demam dengue memiliki gejala - gejala sebagai berikut:
-     Mengalami demam dengan suhu hingga mencapai 40 ° C
-     Sakit kepala yang hebat (terutama di dahi)
-     Tubuh menggigil
-     Nyeri dibagian belakang bola mata
-     Sakit pada pinggang
-     Nyeri pada sendi dan disekujur tubuh
-     Terdapat ruam atau bercak merah pada kulit
-     Ruam atau bercak merah kehitaman dibawah kulit
-     Sakit perut yang disertai dengan mual, muntah atau diare

Pada kasus demam dengue sering keliru dengan Chikungunya karena keduanya memiliki gejala yang hampir sama, tetapi demam berdarah lebih dominan dengan munculnya bintik merah sedangkan chikungunya lebih dominan dengan munculnya nyeri pada otot.

Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam berdarah dengue memiliki gejala - gejala sebagai berikut:
-     Nyeri yang amat sangat dan terus menerus pada perut
-     Perdarahan dari hidung, mulut dan gusi atau memar pada kulit
-     Muntah dengan atau pun tanpa darah
-     Buang air besar berwarna hitam
-     Mulut kering
-     Kulit nampak pucat dan dingin
-     Merasa gelisah atau mengantuk

Nah dapat disimpulkan bahwa dari kedua demam tersebut, sama - sama berasal dari virus yang sama yakni virus dengue dan yang membedakannya yakni pada Demam Berdarah Dengue (DBD) ditandai dengan peningkatan permeabilitas pembuluh darah, hipovolemia, dan pembekuan darah yang abnormal. selain itu Demam Berdarah Dengue (DBD) pun lebih berpotensi mematikan.

Demam berdarah dimulai dengan kenaikan suhu yang mendadak disertai dengan wajah panas memerah dan gejalaseperti flu lainnya. Demam berlangsung selama  2 - 7 hari dan suhunya bisa mencapai 41 °  C. Pada kasus sedang semua gejala akan mereda dan hilang setelah demam turun, sedangkan pada kasus yang sudah parah kondisi pasien akan tiba - tiba memburuk setelah demam turun disertai dengan tanda - tanda kegagalan sirkulasi dan pasien akan mengalami keadaan kritis yaitu shock. Shock yang terjadi pada pasien dapat menyebabkan kematian dalam kurun waktu 12 - 24 jam, tetapi apabila mendapatkan perawatan yang tepat kemungkinan masih bisa disembuhkan.

Nah itu sedikit gambaran mengenai Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Tetapi memang bagi awam seperti kita masih sulit untuk membedakannya, maka dari itu tetaplah periksakan ke dokter segera setelah 3 hari demam tak kunjung reda.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat, tetap jaga selalu kesehatan ya guys!

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Popular Posts

BTemplates.com

Blogroll

About

Copyright © Urban Lifestyle | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com